Showing posts with label Gadget dan Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Gadget dan Teknologi. Show all posts

Design Konsep Galaxy Note 8 Ini Bikin Ngiler

Tinggal lebih dari dua minggu lagi sampai Samsung Galaxy 8 dan 8+ terbaru akhirnya dirilis, tapi kita sudah bisa menerka gebrakan besar Samsung berikutya.

Ok, mungkin kita terlalu terburu-buru, sekarang kita harus berhenti sejenak untuk mengapresiasi keberadaan ponsel S8 nanti, ponsel yang terindah dan terramping yang pernah ada.

Sudah ?
Bagus, kita lanjutkan dan mulai melihat ke masa depan yang tidak terlalu jauh, saat Samsung diharapkan melaunching flagship terbaru selanjutnya.

Galaxy Note 8 diharapkan mengadaptasi design S8, bahkan melebihinya, seperti ukuran layar yang lebih lebar atau bahkan rasio layar ke bodi ponsel yang lebih baik.

Generasi Galaxy Note selanjutnya wajib menjadi ponsel terbaik yang pernah dibuat oleh perusahaan asal Korea ini. Tentu saja selama tidak meledak tiba-tiba.

Sekarang wujud Smartphone mendatang ini sudah bisa dibayangkan melalui beberapa foto yang membuatmu berharap akhir tahun segera tiba.

Note 8 diduga akan menawarkan layar Super AMOLED 6.4 inci "Infinity Display" yang akan memakan muka ponsel bahkan melebihi layar Galaxy S8.
Dan rumornya lagi Note 8 akan didukung dengan dual lensa kamera belakang sama seperti pada iPhone 7 Plus.

Terlihat akan sangat mengesankan memang, tapi kamu pasti penasaran seperti apa sih wujud generasi terbaru Galaxy Note nantinya ?
Seorang designer grafis Benjamin Franklin baru-baru ini membagikan gambarannya tentang Galaxy Note 8 melalui beberapa postingan foto di Twitter beserta spesifikasinya.
Designnya mencolok, walau dengan latar gelap. Tapi bagian terbaiknya mungkin bentuknya akan mirip dengan versi aslinya.


Sumber : twitter.com/VenyaGeskin1

Ini masih prototype ya ..


Sumber : twitter.com/VenyaGeskin1

Galeri foto Note 8 di Twitternya memperlihatkan bentuk dan design yang secara keseluruhan bisa kita jumpai di Galaxy S8 dan S8+. Kecuali bagian kamera belakangnya.
Rasio layar ke bodi terlihat lebih baik, seperti yang kita harapkan, dan dikedua sisinya melengkung ke depan dan belakang.

Inilah wujud konsep dual lensa kamera belakang Note 8, yang sudah di ilustrasikan Geskin.


Sumber : twitter.com/VenyaGeskin1

Nah, kabar buruknya adalah perilisan Note 8 masih sangat lama sebelum akhirnya konsep dari Geskin ini bisa dibandingkan dengan aslinya. Kabarnya Samsung belum akan merilisnya sampai sekitar musim panas/gugur akhir tahun ini.

Wah, Temuan Para Ilmuan Ini Bisa Membuat Layar Smartphone Memperbaiki Goresan Dengan Sendirinya

Sumber Gambar


Jika kamu menjatuhkan ponselmu dengan keras di lantai dan membuat layarnya rusak, kamu biasanya akan dihadapkan dengan dua pilihan,
memperbaikinya di tukang servis atau membeli  ponsel baru.

Para ahli kimia Universitas California di kota Riverside telah menciptakan apa yang bisa menjadi pilihan ketiga, bahan material layar ponsel yang bisa memperbaiki dirinya sendiri.

Sumber Gambar

Para peneliti melakukan beberapa uji coba pada bahan material tersebut, termasuk kemampuannya melawan goresan-goresan benda tajam.
Setelah mereka membelahnya menjadi dua bagian, lalu keduanya ditempelkan lagi, maka secara dramatis bisa diperbaiki sendiri dalam waktu kurang dari 24 jam, seperti yang terlihat di foto.

Chao Wang, ketua penelitian bahan material penyembuhan diri sendiri mengatakan pada Business Insider, bahan material yang bisa diregang 50 kali dari ukuran aslinya ini, terbuat dari polimer yang bisa diregang dan garam ionik.

Ini adalah fitur ikatan khusus yang disebut interaksi ion-dipol, dimana merupakan kekuatan  antara ion bermuatan dan molekul pilar.
Atau dalam bahasa sehari-hari artinya saat bahan materi ini rusak atau tergores parah, maka ion-ion dan molekul-molekul saling tarik menarik satu sama lain untuk memperbaiki goresan dengan sendiri nya.

Baru kali ini para ilmuan menciptakan bahan penyembuhan sendiri yang bisa menghantarkan arus listrik. jadi ini sangat bermanfaat untuk layar smartphone dan baterai.

Wang mengatakan, beberapa ponsel LG sudah disematkan dengan bahan materi yang sama di bagian cover belakang ponsel yang bisa memperbaiki goresan sendiri. tapi dia tidak  menghantarkan listrik jadi produsen tidak bisa menggunakannya untuk layar.
Kita tahu kebanyakan layar ponsel memiliki grid elektroda di bawahnya, dan saat kamu menyentuhnya, jarimu ( yang juga konduktif )  melengkapi sirkuitnya.

Sepertinya kita harus bersabar, karena Wang memprediksi kalau temuannya ini baru bisa digunakan pada layar dan baterai di tahun 2020.

Timnya akan mempamerkan hasil penelitiannya di pertemuan hari Selasa dalam American Chemical Society, yaitu organisasi ilmiah terbesar di dunia  yang khusus di bidang studi kimia.

"Bahan material perbaiki-sendiri  mungkin terlihat berbeda di penerapannya nanti, tapi saya yakin mereka segera akan keluar bersamaan dengan ponsel" katanya.
"Dalam tiga tahun akan lebih banyak produk-produk yang memilikinya di pasaran dan merubah kehidupan kita sehari-hari. Ini bisa membuat ponsel kita nanti mendapatkan kinerja lebih baik dari apa yang bisa ponsel capai sekarang."

Semoga penemuan ini benar-benar bermanfaat dan diterima dengan baik dipasaran, bukan seperti penemuan-penemuan lain yang pada akhirnya hilang entah kemana.

Sumber Artikel

5 Cara Mempercepat Proses MengeCas Smartphone, Nomor 5 Kurang Ajar.



Jaman Sekarang Smartphone sudah jadi pusat segala aktifitas, mulai dari menjelajahi internet, bermain games, menonton film, dengerin musik,  narsis, pamer,  sampai bekerja, semua bisa di lakukan di benda ini.

Sayangnya, terkadang kita dibuat kesel saat sedang melakukan kegiatan - kegiatan tersebut tidak terasa baterai cepat habis.

Ponsel pun harus bolak - balik di cas. Kadang hal ini tidak bisa dilakukan selagi tidur sampai pagi.
Kalau waktunya tidak tepat, charging bisa sangat mengganggu kegiatan.

Katakanlah kamu sedang terburu-buru karena 20 menit lagi harus pergi bertemu gebetan, tapi tidak sadar baterai smartphone tinggal 6%, ini mimpi buruk.
Sudah pasti kamu ingin men-chargenya dengan cepat, agar saat sampai ditempat pertemuan masih bisa dipakai.
Hal itu tidak mustahil terwujud, asalkan memilih metode pengisian yang tepat.

Apa saja cara yang bisa dipakai untuk mempercepat charging baterai ponsel?
Simak.


1. Pakailah Charger yang Kuat


Adakalanya kamu bisa men-charge lebih cepat ketika menggunakan charger yang lebih kuat. Misalnya men-charge iPhone 6 menggunakan charger tablet iPad.
Kedua perangkat tersebut dibekali charger yang berbeda, walaupun sama-sama buatan Apple. Charger bawaan iPhone 6 cenderung lebih lemah dengan output 1A(5W), sedangkan charger iPad lebih kuat karena output-nya mencapai 2,1A(12W).

Tapi perlu diingat, tidak semua perangkat cocok dengan cara ini.
Beberapa ponsel bisa mengambil daya sebanyak apapun dari charger dan bisa terisi dengan cepat. Tapi ada juga yang cuma bisa mengambil daya sesuai dengan output charger bawaan, jadi metode ini tidak berlaku.

Tenang saja, Smartphone masa kini tidak akan rusak ketika terhubung ke charger dengan keluaran arus yang lebih besar dari charger bawaan. Ini karena ponsel hanya akan menarik arus listrik dalam besaran yang mampu ditangani saja.


2. Gunakan Kabel USB Berkualitas


Jangan remehkan kabel USB yang dipakai sehari-hari. Meski terkesan sepele, kualitas kabel ini berpengaruh pada kecepatan charge ponsel.
Kabel USB murah biasanya dibuat sangat tipis dan tidak menghantarkan daya dengan baik.

Logam yang dipakai pun berkualitas rendah jadi tidak bisa mengendalikan listrik berdaya tinggi.
Sebaiknya gunakan kabel USB dari paket pembelian ponsel. Atau sebagai alternatif, carilah USB kualitas terbaik buatan brand yang sudah dipercaya.


3. Jangan Sentuh Ponsel


Saat mengisi daya, diamkan ponsel.
Cobalah untuk menahan hasrat mengecek ponsel kecuali memang ada pesan atau panggilan penting yang masuk. Alasannya, saat mengecek ponsel maka layarnya akan menyala.
Padahal layar merupakan salah satu bagian yang paling menguras baterai.
Selain mengecek ponsel, sebaiknya tidak mengisi daya sambil menjalankan aplikasi-aplikasi berat seperti mengunduh alplikasi, memutar video, atau bermain game.

4. Matikan Ponsel



Meski ponsel sedang tidak dipakai sama sekali, bila dalam keadaan menyala akan tetap ada aplikasi-aplikasi yang berjalan di background.
Nah, meskipun kecil, kinerja aplikasi tersebut tetap menyedot daya dan membuat proses pengisian daya melambat. Karena itu cobalah untuk mematikan ponsel.

Saat dimatikan, maka semua aplikasi ikut mati. Efeknya membuat seluruh daya yang disalurkan benar-benar masuk dan terkumpul.
Bila tak ingin mematikan ponsel, bisa juga mengaktifkan Mode Pesawat. Mode tersebut berguna menghentikan transmisi sinyal seluler dan Wi-Fi yang berperan besar menyedot daya di baterai.

Kalau memang tidak sempat mematikan ponsel atau menggunakan Mode Pesawat, setidaknya jangan mengisinya sambil bermain video game yang banyak menyedot baterai.

5. Pastikan Kamu Punya Charger



Iyalah, Gimana mau ngeCas, Charger aja minjem. 😂😂

Source - Kompas.com


Galaxy S8 - Flagship Yang Bisa Menentukan Masa Depan Samsung

Images Source

Pada tahun 2016 Samsung berhasil masuk ke dalam huru hara karena bencana kegagalan Flagship Note 7.
Hal ini dianggap sebagai salah satu tragedi atau skandal besar dalam industri teknologi.
Reputasi baik Samsung seakan jatuh atas kegagalan tersebut.
Dan sekarang perusahaan asal Korea ini telah resmi mengumumkan smartphone terbarunya yaitu Galaxy S8.
Pertanyannya adalah Apakah Galaxy S8 bisa membuat Samsung move on dari kegagalan Note 7, ataukah justru S8 akan melanjutkan huru haranya dan membuat reputasi Samsung jatuh lebih dalam ?

Sebelum kita membahas bagaimana S8 bisa mempengaruhi perusahaan ini secara keseluruhan, mari kita lihat lebih dekat smartphone itu sendiri.

Galaxy S8 hadir dengan dua varian ;

  • Galaxy S8 5.8 inci

  • Galaxy S8+ 6.2 inci


Dua varian mutakhir yang Samsung sebut dengan istilah teknologi "Infinity Display",
Dengan body nyaris tanpa bezell serta layar yang melengkung kebelakang disetiap sisinya seperti Note 7 yang hampir memenuhi seluruh bagian depan ponsel dengan bentuk melingkar disetiap sudut layar membuatnya terlihat berbeda dan mewah ketimbang smartphone lain.
Dibekali dengan resolusi layar Super AMOLED Quad HD+ yaitu 2,960 × 1,440.

Galaxy S8



Karena flagship ini mengusung istilah "Infinity Display" , Samsung tega menghilangkan tombol fisik home yang biasa ditemui di seri S sebelumnya.
Sebaliknya, Samsung lebih memilih menaruh fungsi tersebut kedalam layarnya yang sensitif, membuat fungsinya sama seperti Force Touch nya Apple.
Pemindai sidik jari nya pun telah dipindahkan ke bagian belakang smartphone tepat didekat kamera belakang.
Tentu saja para pengguna Samsung seri S sebelumnya perlu membiasakan diri dengan berbagai perubahan pada S8 ini.
S8



Soal kinerja tidak perlu diragukan lagi, S8 dibekali dengan prosesor Exynos 8895 atau "System-On-Chip" Qualcomm Snapdragon 835, disertai dengan RAM 4GB LPDDR4, 64GB penyimpanan internal, dan sebuah slot kartu memori.

Untuk kameranya sendiri, Samsung memutuskan kembali menggunakan kamera belakang 12MP dual-pixel f/1.7 seperti yang terdapat di S7, sementara itu di kamera bagian depan telah diupgrade ke ukuran 8MP autofocus.
S8 hadir dengan baterai 3,000mAh, sementara S8+ dapat porsi lebih besar yakni 3,500mAh.

Berikut perbedaan antara S8 dan S8+ ;

Samsung Galaxy S8


  • Layar Infinity Display 5.8 inci Super AMOLED beresolusi 2,960 x 1,440
  • Prosesor Exynos 8895 atau Qualcomm Snapdragon 835 SoC.
  • RAM 4GB LPDDR4
  • Penyimpanan Internal 64GB beserta slot kartu microSD.
  • Kamera depan 12MP dual pixel f/1.7 dan kamera depan 8M autofocus.
  • Baterai 3,000mAh.
  • Harga Rp. 10,5 jutaan


Samsung Galaxy S8+


  • Layar Infinity Display 6.2 inci Super AMOLED beresolusi 2,960 x 1,440
  • Prosesor Exynos 8895 atau Qualcomm Snapdragon 835 SoC.
  • RAM 4GB LPDDR4
  • Penyimpanan Internal 64GB beserta slot kartu microSD.
  • Kamera depan 12MP dual pixel f/1.7 dan kamera depan 8M autofocus.
  • Baterai 3,500mAh.
  • Harga Rp. 12 jutaan


Berpindah ke bagian fitur, S8 membawa beberapa fitur baru salah satu contohnya adalah Iris Scanner/ Pemindai Iris mata dan pengenal wajah yang memungkinkan pengguna membuka atau mengunci handphone hanya dengan menatap layarnya saja, hebat bukan..

Sekarang kamu sudah tahu apa yang ada di balik Galaxy S8, jadi mari kita bahas bagaimana ponsel ini bisa mendikte nasib Samsung kedepannya.

Beberapa Bulan Awal S8 Akan Sangat Penting

Yang pertama dan yang paling jelas adalah bisa saja mimpi buruk itu terulang lagi seperti tahun lalu dan Samsung menghadapi masalah serius yang akan semakin merusak reputasinya. Meskipun hadir dengan S8 terbarunya,  beberapa laporan insiden ledakan pada Note 7 yang viral di internet masih membekas dalam ingatan.
Mungkin saja setelah orang sudah menggenggam S8 ini mereka khawatir ponselnya tiba tiba membakar dirinya sendiri, satu laporan insiden S8 saja lalu menyebar di Internet bisa bikin heboh.
Semua orang pastinya bertanya-tanya apakah  Samsung sudah berbenah dan belajar dari kesalahan pada Note 7, andaikan kegagalan terulang di S8 maka kamu bisa memastikan kalau para pengguna Samsung akan susah memaafkan perusahaan ini.

Note 7



Perkenalkan Bixby

Mungkin fitur terbesar yang dimiliki S8 adalah Bixby, Asisten Virtual milik Samsung sendiri.
Dilihat dari video demonstrasi yang beredar di YouTube yang memperlihatkan keunggulan Bixby, terlihat bahwa asisten virtual ini bisa melakukan berbagai macam hal yang asisten virtual lain di luar sana bisa lakukan.

Pengenalan Samsung pada asisten virtual Bixby miliknya ini merupakan hal yang menarik. Terlihat jelas bahwa Samsung ingin memasuki ranah persaingan  asisten virtual seperti Cortana milik Microsoft, Google Asisten, dan Siri milik Apple.
Selain itu, pengenalan Bixby juga menunjukan Samsung ingin menghubungkan seluruh ekosistem teknologinya melalui asisten digital. Dimana ide penggunaanya adalah melalui perintah suara, eksekusinya mungkin Samsung akan mendapat banyak rintangan dibandingkan asisten digital lain.



Jadi kenapa Bixby akan mendapat banyak tantangan dibandingkan dengan asisten digital lainnya ?
Faktor pertama bisa dilihat dari waktu perilisannya. Keputusan Samsung memasuki ranah pasar asisten digital agaknya sedikit terlambat, seperti diketahui Siri dan Cortana sudah lama keluar terlebih dahulu, sementara Google Asisten sudah diperkenalkan satu tahun sebelum Bixby. Dengan kata lain, Bixby harus meyakinkan pasar secara keseluruhan bahwa asisten digital ini patut diperhitungkan dan mampu bersaing.

Faktor kedua bisa ditentukan dari apakah Bixby akan sukses atau gagal di dalam ekosistem teknologi milik Samsung itu sendiri. Tidak seperti Google, Apple, atau microsoft, Samsung sejatinya adalah perusahaan pembuat perangkat keras/hardware seperti TV, mesin cuci, kulkas dan lain-lain. Perlu diingat juga bahwa Bixby, untuk sementara masih dibatasi di dalam ekosistem Samsung.
Sementara milik Google dan Microsoft bisa dijumpai di berbagai platform.
Sementara ekosistem Apple sebagian besar terbatas, tetapi setidaknya Apple punya keuntungan waktu untuk mengembangkan ekosistemnya untuk Siri karena perilisannya lebih awal ketimbang Bixby.

Ekosistem Teknologi Samsung


Singkatnya, kita tidak melihat apakah Bixby akan sebaik asisten digital lain saat ini.
Kemungkinan Bixby akan diterima dengan baik di negara asalnya Korea Selatan, tapi ketika memasuki pasar internasional potensi Bixby agak lemah untuk saat ini.

Para Pesaing dan Market Share

Meskipun mengalami kegagalan pada Note 7, Samsung tetap menjadi brand smartphone Android terbaik pada tahun 2016.
Namun, kejayaan Samsung di pasar smartphone sedikit mengalami goncangan berkat sebuah benda bernama Pixel.

Google Pixel


Ponsel besutan milik Google sendiri yang memasuki persaingan smartphone dan merupakan pesaing langsung untuk flagship smartphone Samsung.
Dengan menilai kualitas Pixel ini, mungkin bisa saja Samsung di depak dari tahta kejayaannya untuk tahun-tahun mendatang.

Bahkan fakta lain yang lebih bikin baper adalah vendor-vendor asal Tiongkok seperti Huawei, Xiaomi, OPPO, Vivo secara perlahan memperoleh market share yang lebih banyak dari Samsung. Meskipun para vendor tersebut masih butuh waktu yang panjang untuk menyamai kesuksesan Samsung.

Tiga faktor utama diatas merupakan faktor yang penting yang kita yakini akan menentukan masa depan Samsung di pasar smartphone.
Meskipun poin-poin yang kita tulis diatas hanya sebatas spekulasi, satu hal yang pasti adalah bahkan jika S8 berubah menjadi sebuah kegagalan lain dan melanjutkan huru hara Samsung sekalipun, perusahan ini dengan segala pengalamannya di dunia teknologi secara keseluruhan akan terus ada.

Biar bagaimanapun, divisi smartphone Samsung hanyalah sebagian kecil dari sebuah perusahaan besar yang memproduksi segudang peralatan dan perangkat di kedua sektor sipil dan sektor militer.